IDENTIFIKASI KAWASAN CAGAR BUDAYA SITUS KERAJAAN ISLAM MATARAM DI PLERET, BANTUL DENGAN PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)

Authors

  • M Rosidi
  • A Darmawan
  • K Rahmawati

DOI:

https://doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v7i2.116

Keywords:

identifikasi, situs, sistem informasi geografis

Abstract

Kerajaan Mataram merupakan salah satu kerajaan besar dalam sejarah kerajaan-kerajaan di Indonesia. Banyak peninggalan sejarah yang sangat bermanfaat untuk pembangunan dan ilmu pengetahuan, namun jejak-jejak sejarah semakin hilang karena perubahan penggunaan lahan saat ini. Untuk itu telah banyak metode dan pendekatan untuk menggali peninggalan-peninggalan sejarah terlebih untuk merekonstruksi suatu kerajaan, dalam hal ini adalah Kerajaan Mataran Islam di Pleret Bantul. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah menggunakan sistem informasi geografis. Kajian ini bertujuan melihat sebaran spasial situs situs sejarah yang telah ditemukan dan menghubungkan dengan penggunaan lahan eksisting sehingga didapatkan prediksi kawasan Kerajaan Mataram Islam dahulu dan melihat kebijakan daerah. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan kajian literatur, wawancara dengan masyarakat dan tokoh masyarakat, kajian spasial berdasarkan citra resolusi tinggi dengan melakukan survei di lapangan, dan juga menghubungkan dengan kebijakan daerah terhadap kawasan tersebut. Berdasarkan analisa yang dilakukan, distribusi spasial kawasan terhadap rekonstruksi Kerajaan Mataram Islam di Pleret dapat dilihat dengan menggunakan pendekatan sistem informasi geografis, hal ini juga didukung toponimi nama-nama dusun di daerah tersebut. Hanya saja dalam kebijakan daerah masih kurangnya sinkronisasi program antar SKPD sehigga keberadaan situs kerajaan ataupun cagar budaya yang ada belum menjadi perhatian khusus untuk keberlanjutan penelusuran jejak-jejak sejarah kerajaan tersebut. Untuk pendekatan kawasan maka sistem informasi geografis dan penginderaan jauh cukup optimal dalam pemanfaatannya didalam mendukung pemetaan keberadaan situs-situs sejarah sehingga didapatkan kaitan satu sama lain.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2011-06-02