Konservasi Cagar Budaya dengan Asap Cair

Authors

  • Moh Habibi
  • Dian Eka Puspitasari
  • Arif Gunawan
  • Heri Yulianto
  • Wahyudi Wahyudi

DOI:

https://doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v11i1.169

Keywords:

asap cair, antirayap, antijamur

Abstract

Jamur dan rayap adalah organisme yang menyebabkan pelapukan pada cagar budaya kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektitas asap cair untuk bahan konservasi cagar budaya kayu. Pengujian yang dilakukan meliputi antijamur dan antirayap. Bahan baku asap cair yang digunakan dari tempurung kelapa. Konsentrasi asap cair yang digunakan untuk antijamur dan antirayap adalah 0%; 7,5%; 15%; 30%; 50%; 100% (v/v). Hasil penelitian menunjukkan bahwa asap cair mampu menghambat pertumbuhan jamur dan memiliki daya tolak untuk rayap. Konsentrasi 30% menunjukkan hasil terbaik sebagai antijamur, sedangkan konsentrasi 50% merupakan konsentrasi terbaik asap cair untuk antirayap. Semakin tinggi konsentrasi asap cair menunjukkan semakin tinggi efektivitasnya. Kandungan kimiawi fenol dan asam yang berfungsi sebagai antijamur dan antirayap.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2017-06-02

Most read articles by the same author(s)