Identifikasi Penyebab Kerusakan Biologis Gambar Cadas Gua Prasejarah Maros, Sulawesi Selatan

Authors

  • Moh Habibi
  • Ariyanti Oetari
  • R. Cecep Eka Permana

DOI:

https://doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v14i1.229

Keywords:

Gambar Cadas, mikroorganisme, Identifikasi molekuler

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroorganisme (kapang dan bakteri) yang terdapat pada gambar cadas dan berpotensi sebagai biodeteriogen gambar cadas. Metode penelitian meliputi pengambilan sampel dan identifikasi molekuler. Identifikasi molekuler mengunakan primer 9F (5’-GAG TTT GAT CIT IGC TCAG-3’) dan 1510R (5’-GGT TAC CTT GTT ACG ACTT-3’) untuk bakteri, ITS1F (5’-CTT GGT CAT TTA GAG GAA GTAA-3’) dan ITS4R (5’-TCC TCC GCT TAT TGA TAT GC-3’) untuk kapang.  Siklus PCR yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 35 siklus, meliputi Denaturasi (95oC selama 15 detik), annealing, dan elongation (72oC selama 10 detik). Berdasarkan hasil identifikasi molekuler di peroleh tiga belas jenis mikroorganisme yang terdiri dari empat jenis Bakteri dan sembilan jenis Kapang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aubert, M., A. Brumm, M. Ramli, T. Sutikna, E.W. Saptomo, B. Hakim, M.J. Morwood, G.D. van den Bergh, L. Kinsley, dan A. Dosseto. “Pleistocene cave art from Sulawesi, Indonesia.” Nature 514, (2014): 170-223.
Aubert, M., R. Lebe, A.G. Oktaviana, M. Tang, B. Burhan, Hamrullah, A. Jusdi, Abdullah, B. Hakim, Zhao Jian-xin, I.M. Geria, P.H. Sulistiyarto, R. Sardi, dan A. Brumm “Earliest Hunting Scene in Prtehistoric Art.” Nature 576, (2019): 1-4
Bednarik, Robert. Rock Art Conservation. Australia: International Federation RockArt Organization, 2003.
Bray, Wawick dan David Trump. A Dictionary of Archaeology. Allen Lane: ThePenguin Press, 1970.
Burford, E. P., Kierans, M., Gadd, G. M. “Geomycology: Fungi in Mineral Subtrata.” Mycologist 17, (2003): 98-107
Gonzalez, I., L. Laiz, B. Hermosin, B. Caballero, C. Incerti, dan C. Saiz-Jimenez. “Bacteria isolated from rock art painting: the case of Atlanterra shelter (South Spain).” Journal of Microbiological Methods 36, (1999): 123-127
Mulyadi, Yadi. “Kajian Keterawatan Lukisan Gua Prasejarah di Kawasan Karst Maros-Pangkep Sulawesi Selatan.” Jurnal Konservasi Cagar Budaya BOROBUDUR 10, No. 1 (2016): 15-27.
Permana, R. Cecep Eka. Pola Gambar Tangan Pada Gua-Gua Prasejarah di Wilayah Pangkep-Maros Sulawesi Selatan. Disertasi Universitas Indonesia, 2008.
Permana, R. Cecep Eka. “Rock art in South Sulawesi (Indonesia) and their Conservation issues.” Makalah dalam the 23th Conference on International Cooperation in Conservation 2009. Tokyo: National Research Institute for Cultural Properties, 8 Oktober 2009.
Permana, R. Cecep Eka. Gambar Tangan Gua-Gua Prasejarah Pangkep-MarosSulawesi Selatan. Jakarta: Wedatama Widya Sastra, 2014.
Permana, R. Cecep Eka. “Lukisan Dinding Gua (Rock Art): Keterancaman dan Upaya Konservasinya”, dalam Jurnal Konservasi Cagar Budaya BOROBUDUR 9, No. 2 (2015): 43-51.
Permana, R. Cecep Eka (ed). Gambar Cadas prasejarah di Indonesia. Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, 2015.
Permana, C.E., A. Oetari, M. Habibi, dan E. Gunawan. Preservasi dan Konservasi Gambar Cadas Indonesia: Studi Kasus Gua Prasejarah di Kawasan Karst Maros-Pangkep Sulawesi Selatan. Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi DIKTI-UI tahun 2019
Rebricova, N.L. “Micromycetes taking part in deterioration of old Russian wall paintings.” Recent Advances in Biodeterioration and Biodegradation 1, (1993): 205-32.
Samidi. Laporan Hasil Survey Konservasi Lukisan Gua Sumpang Bita dan Pelaksanaan Konservasi Lukisan Gua Pattae Kere. Proyek Pemugaran dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Sulawesi Selatan, 1985.
Samidi. Laporan Konservasi Lukisan Perahu/Sampan di Gua Sumpang Bita (Tahap awal) dan Konservasi Lukisan Babi Rusa di Gua Pattae Kere (Penyelesaian). Proyek Pemugaran dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Sulawesi Selatan, 1986.
Soejono, R.P. dan R.Z. Leirissa RZ. Sejarah Nasional Indonesia I (edisi Mutakhir). Jakarta: PN Balai Pustaka, 2009.
Suhartono, Yudi, Yudi Atmaja, dan Riyanto P Lambang. Studi Konservasi LukisanGua Prasejarah di Maros dan Pangkep. Magelang: Balai konservasi Peninggalan Borobudur, 2008.
Suhartono, Yudi. “Faktor-faktor Penyebab Kerusakan Lukisan Gua Prasejarah diMaros Pangkep dan Upaya Penanganannya.” Jurnal Konservasi Cagar Budaya BOROBUDUR 6, No. 6 (2012): 14-25.
Sukamto, R.“The structure of Sulawesi in the light of plate tectonics.” Dalam Proceedings of the Regional Conference on the Geology and Mineral Resources of SE Asia, 1-25. Jakarta, 1975.
Sukamto, R. Geologi lembar Pangkajene dan Watampone bagian barat, Sulawesi Selatan. Bandung: Geological Research and Development Centre, 1982.
Susanti, Dewi. “Strategi Konservasi Berbasis Masyarakat pada Kompleks Situs Gua Prasejarah Bellae, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.” Jurnal Konservasi Cagar Budaya BOROBUDUR 10, No. 1 (2016): 3-14.
Taçon, Paul S.C. dan Christopher Chippindale. “Introduction: An Archaeology of Rock-art Through Informed methods and formal methods.”Dalam Christopher Chippindale dan Paul S.C. Taçon (ed.), The Archaeology of Rock Art, 1–10. Cambridge: Cambridge University Press, 1998.
Tim Pelaksana. Laporan Zonasi Gua-Gua Prasejarah Kabupaten Maros. Makassar: Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar, 2011.
Tim Pelaksana. Laporan Delineasi Kawasan Gua Prasejarah Maros-Pangkep. Makassar: Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar, 2011.
Van Leeuwen, T.M. “The geology of southwest Sulawesi with special reference to The Biru area.” Dalam A.J. Barber & S. Wiryosujono (eds), The Geology and Tectonics of Eastern Indonesia, 277-304. Bandung: Geological Research and Development Centre, Special Publication, 2, 1981.
Wazny, J. dan P. Rudniewski. “Microbial biodeterioration on Rock paintings.” Material and Organism 7, (1972): 81-92.
Wilson, M.E.J., dan D.W.J. Bosence. “The Tertiary evolution of South Sulawesi: a record in redeposited carbonates of the Tonasa Limestone Formation.” Geological Society Special Publication No. 106 (1996): 365-89.
Yuwono, Y.S., H. Bellon, P. Soeria-Atmadja dan R.C. Maury. “Neogene and Pleistocene volcanism in South Sulawesi.” Proceedings Ikatan Ahli Geologi Indonesia 14, (1985): 169-79.

Downloads

Published

2020-06-30