KLASIFIKASI DAN JENIS TANAMAN PADA HALAMAN BANGUNAN SUCI DALAM RELIEF CANDI BOROBUDUR

Authors

  • Dian Eka Eka Puspitasari Balai Konservasi Borobudur

DOI:

https://doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v15i2.263

Keywords:

jenis tanaman, bangunan candi, bangunan suci, halaman, tanaman halaman

Abstract

Jenis tanaman pada relief merupakan salah satu objek penelitian yang cukup menarik, karena tanaman digambarkan dengan sangat detail pada relief. Relief tanaman menjadi salah satu latar belakang dari konteks cerita dalam relief sehingga dapat menggambarkan konteks lingkungan dengan tepat. Perbedaan konteks lingkungan hutan, tepi laut, sungai, permukiman maupun kebun terlihat dengan jelas. Salah satu konteks lingkungan adalah konteks lingkungan halaman terutama halaman pada bangunan suci/candi. Bangunan suci/candi beberapa kali muncul dalam konteks cerita relief dimana beberapa penggambaran memiliki latar belakang tanaman. Jenis tanaman apa saja yang ada pada halaman bangunan suci/candi dalam konteks cerita relief serta fungsinya dalam lanskap menjadi topik dalam penelitian ini. Penelitian difokuskan pada relief Karmawibhangga, Lalitavistara, dan Jataka-Avadana yang berada di dinding utama lorong I. Dengan menggunakan metode selected observation dan fokus observation, identifikasi jenis tanaman menjadi lebih mudah. Hasil penelitian menemukan 20 jenis tanaman dengan 11 jenis tanaman yang berfungsi sebagai peneduh, 8 jenis tanaman yang berfungsi sebagai penghias, dan satu jenis tanaman yang berfungsi sebagai peneduh dan penghias pada konteks tanaman halaman bangunan suci/candi.

Kata Kunci : Jenis tanaman; bangunan candi; bangunan suci; halaman ; tanaman halaman

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atmadi, P. (1979) Beberapa Patokan Perancangan Bangunan Candi : Suatu Penelitian Melalui Ungkapan Bangunan pada Relief Candi Borobudur, Pelita Borobudur Seri C No. 2. Proyek Pelita Pemugaran Candi Borobudur Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Bidari, B. (1996) ‘Forests and Trees Associated With Lord Buddha’, Ancient Nepal. Kathmandu: Department of Archaeology, 139, pp. 11–24.
Brink, R. C. B. Van Den (1931) ‘Welke Planten Vindt Men op de Boroboedoer Afgebeeld?’, De Tropische Natuur.
Cunningham, A. (1892) Mahabodhi: The Great Buddhist Temple. London: W.H Allen & Co.
Hakim, R. and Utomo, H. (2004) Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap : Prinsip – Unsur dan Aplikasi Disain. Cetakan ke. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara.
Hari Setyawan et al. (2018) Laporan Kajian Klasifikasi dan Analisis Kontekstual Jenis Tanaman pada Relief Candi Borobudur. Magelang.
Hong and Joo, E. (2017) ‘Lotus : Symbol of Rebirth and Resurrection’, Eurasian Journal of Analytical Chemistry, 12, pp. 1–8.
Krom, N. J. (1927a) Barabudur, Archaeological Description, Volume I. Leyden: The Hague.
Krom, N. J. (1927b) Barabudur, Archaeological Description, Volume II. Leyden: The Hague.
Lestari, G. and Kencana, I. P. (2015) Tanaman Hias Lanskap. Edisi Revi. Jakarta: Penebar Swadaya.
Metusala, D. et al. (2020) ‘The identification of plant reliefs in the Lalitavistara story of Borobudur temple, central Java, Indonesia’, Biodiversitas, 21(5), pp. 2206–2215. doi: 10.13057/biodiv/d210549.
Munandar, A. A. (2018) Antarala Arkeologi Hindu-Buddha. Jakarta: Penerbit Wedatama Widya Sastra.
Puspitasari, dian eka, Setyawan, H. and Rini, winda diah puspita (2010) Kearsitekturan Candi Borobudur. Edited by T. Roesmanto. Magelang: Balai Konservasi Peninggalan Borobudur.
Santina, P. Della (1997) The Tree of enlightenment : An Introduction to the Major Traditions of Budhism. Chico: Chico Dharma Study Foundation.
Sarwono, E. (1985) Flora pada Relief Karmawibhangga Candi Borobudur. Universitas Indonesia.
Sedyawati, E. (2011) ‘Ikonografi Barabudur’, in 100 Tahun Pemugaran Candi Borobudur, Trilogi I : Menyelamatkan Kembali Candi Borobudur. Magelang: Balai Konservasi Borobudur, pp. 37–41.
Soekmono (1976) Chandi Borobudur, A Monument of Mankind. Edisi I, Chandi Borobudur. Edisi I. Paris: The Unesco Press.
Steinmann, A. (1934) ‘De op de Boroboedoer Afgebeelde Plantenwereld’, Tijdschrift Voor Indische Taal-Land- En Volkenkunde. Koninklijk Bataviaasch Genootshap van Kunsten en Wetenschappen, LXXIV.
Stutterheim, W. (1989) Rama-Legends and Rama-Reliefs in Indonesia. New Delhi: Indira Gandhi National Centre for the Arts.
Upadhyaya, K. D. (1964) ‘Indian Botanical Folklore’, Asian Folklore Studies. Nagoya: Nanzan University, 23, pp. 15–34.
Weise, K. (ed.) (2013) The Sacred Garden of Lumbini : Perceptions of Buddha’s birthplace. Paris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
Wikipedia (2021) Kalpavriksha, Wikipedia. Available at: https://en.wikipedia.org/wiki/Kalpavriksha (Accessed: 14 July 2021).

Downloads

Published

2021-12-31