OPTIMASI PASTA SEREH WANGI DAN NATRIUM BIKARBONAT UNTUK PEMBERSIHAN LICHEN PADA CAGAR BUDAYA BERBAHAN BATU

(STUDI KASUS CANDI PLAOSAN LOR)

Authors

  • Sugijono BPK wilayah X
  • Destiana Murtiyani
  • Tisa Putri Sekararum

DOI:

https://doi.org/10.33374/jkcb.v17i2.324

Keywords:

Batu, Emulsi Sereh Wangi, Lichen, Natrium Bikarbonat

Abstract

Kerusakan dan pelapukan pada batuan penyusun Cagar Budaya merupakan permasalahan yang menjadi ancaman kelestarian Cagar Budaya. Salah satu masalah pelapukan yang terjadi di Candi Plaosan Lor adalah pertumbuhan lichen. Bahan konservan yang selama ini digunakan yaitu emulsi sereh wangi masih belum efektif untuk membersihkan lichen  yang ada di Candi Plaosan Lor. Penggunaan emulsi sereh wangi membutuhkan waktu yang lama untuk pembersihan lichen dan masih meninggalkan sisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penambahan natrium bikarbonat (NaHCO3) dan Carboxymethyl Cellulose (CMC). Natrium bikarbonat memiliki sifat abrasi ringan sehingga dapat membantu menghilangkan lichen pada permukaan batu. Campuran antara emulsi sereh wangi, natrium bikarbonat, dan CMC akan membentuk pasta. CMC berperan sebagai polimer penghambat penguapan yang juga memiliki fungsi mengikat partikel kotoran, menjaga stabilitas emulsi, mengatur pH, dan mengendalikan kelembaban batu selama proses pembersihan. Percobaan dilakukan dengan membuat variasi kadar natrium bikarbonat. Kadar CMC dibuat tetap yaitu 5% dan kadar natrium bikarbonat dibuat variasi 0%; 1%; 2,5%; dan 5%. Hasil aplikasi pasta sereh wangi pada permukaan batuan yang ditumbuhi lichen menunjukkan hasil paling optimal pada campuran emulsi sereh wangi, CMC 5%, dan natrium bikarbonat 5%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chen, J., Blume, H., Beyer, L. (2000). “Weathering of Rock Induced by Lichen Colonization - A Review.” Elsevier. Catena(39), 121-146.

Ekarini, F.D., Kiswanto, A., Fatmawati, Y. (2021). “Minyak Atsiri untuk Pengendalian Mikroorganisme pada Situs Candi Surowono.” Jurnal Borobudur. 15(2), 34-43.

Ellis, Barbara W. and Fern Marshall Bradley. The Organic Gardener’s Handbook of Natural Insect and Disease Control. Rodale Press, 1992.

Futeri, R., Samah, S.D., Putra, R.P. (2019). “Pembuatan CMC (Carboxymethyl Cellulose) dari Limbah Ampas Tebu Menggunakan Reaktor Semi Continue.” 6th ACE Conference. 1047-1057.

Indonesia. Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Lembaran Negara Tahun 2010 Nomor 130, Tambahan Lembaran RI Nomor 5168. Sekretariat Negara. Jakarta.

Kamal, Netty. (2010). “Pengaruh Bahan Aditif CMC (Carboxymethyl Cellulose) Terhadap Beberapa Parameter Pada Larutan Sukrosa.” Jurnal Teknologi. 1(17), 78-84.

Putri, D.R., Taufik, R., Achmad, S.H. (2021). “Formulasi Baking Soda dan Bahan Alami Sebagai Pembersih Kerak Kamar Mandi.” E-Proceeding of Applied Science. 7(5), 1471-1477.

Sefriyanti, Jayuska, A., Alimuddin, A.H. (2020). “Uji Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Serai Wangi (Cymbopogon bernadus L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.” Jurnal Kimia Khatulistiwa. 8(4), 1-4.

Szczepanowska, H.M. Conservation of Cultural Heritage: Key Principles and Approaches (1st ed). Routledge, 2012.

Wahyuni, S., Laili, Z., Purwoko, W.A. (2021). “Emulsi Sereh Wangi untuk Konservasi Cagar Budaya Berbahan Batu dan Bata.” Jurnal Borobudur, 15(2), 18-33.

Wandini, R.R., Wahyuni, A.T., Ramadhani, W., Yunita, I., Nafira, T. (2022). “Eksperimen Perubahan Wujud Benda Menggunakan Cuka, Soda Kue, dan Susu.” Jurnal Pendidikan Konseling. 4(3).

Wati, R. (2016). “Pengaruh Penambahan Carboxy Methyl Cellulose (CMC) dan Asam Sitrat Terhadap Mutu Produk Sirup Belimbing Manis (Averrhoa carambola).” E-journal Boga. 5(3), 54-62.

Wijayani, A., Ummah, K., Tjahjani, S. (2005). “Karakterisasi Karboksimetil Selulosa (CMC) dari Eceng Gondok (Eichornia crassipes (Mart) Solms).” Indo J. Chem. 5(3), 228-231.

Yanuardi, M.H. (2009). “Penyebab Kerusakan dan Pelapukan Beserta Penanganannya: Studi Atas Faktor Biotik dan Abiotik di Candi Borobudur.” Jurnal Sejarah Lontar. 6(2), 29-37.

Zamani M., Tehrani A.S., Abadi AA.A. (2007) “Evaluation of Antifungal Activity of Carbonate and Bicarbonate Salts Alone or in Combination with Biocontrol Agents in Control of Citrus Green Mold.” Commun Agric Appl Biol Sci. 72(4):773-7

Downloads

Published

2024-02-29